Saat Yang Tidak Disadari
Semua orang niscaya punya doa, harapan, hajat dan keinginan tapi sudahkan merasa dikabulkan?, relatif banget yach!. Coba di teliti lg deh, adakah yang ketika ini kita rasakan ada sesuatu yg terkabul akhir gumaman, angan2 atau perkataan2 yg tidak di sengaja waktu dahulu bahkan ketika kita masih kecil?. em....klo msh belum coba lebih teliti lg ya...
Banyak sekali bukti yg yg entah sadar atau tidak banyak perkataanyg tanpa sadar atau semacam bergumam pada diri sendiri dahulu, dan ketika ini sanggup kita rasakan.
Contoh, ada seorang teman yang memiliki anak, mulai dari kecil anak ini sering sakit2an dan bahkan sering masuk rumah sakit. Kasihan memang dengan ujian Alloh yang diberikan padanya. mungkin alasannya terlalu jenuhnya dan memang manusiawi, ketika waktu itu anaknya di rumah sakit dia bilang pada anaknya, "ndok...(panggilan sayang untuk anak perempuan) kau jangan menarik hati rumah sakit ya....klo yang lain tidak apa2" (anakku kau jangan sering membebani bapak dengan masuk rumah sakit, tp yang lain saja). Alhamdulillah sehabis hari itu keadaan anaknya mengalami perkembangan yg sangat baik sekali dan waktu itu anaknya br berumur 1,5 tahun.Dan tahun pun berganti ketika anaknya menginjak umur 4-5 tahun dia sanggup mencicipi ratapan atau perkataan yg bersama-sama tidak disengaja, dan ketika inilah dia merasakannya. Memang skr anaknya tumbuh menjadi sehat dan normal tp nakalnya minta ampun!,klo bapaknya mau kerja selalu enggak boleh suruh untuk nemenin terus....hehe..repot nggak?
Trus ada lagi seorang teman penjual jamu (obat tradisional), dulu ketika waktu sekolah dasar pernah bergumam pengen punya istri yang hafidz Al-qur'an, dan Subhanalloh kini terbukti, proses perkenalan yg sangat singkat dan menginjak pada pernikahan. Dan hal tersebut sulit untuk di rasionalkan.hehe(selamat ya....bang Ipul, barokalloh...)
Akhirnya, menjaga kehati-hatian ketika kita berbicara memang sangat diperlukan. Iya bila perkataan yang tanpa kita sadari tersebut merupakan do'a yg bagus, klo tidak???.Wallohua'lam!
trus klo saya sendiri??hehe ....ada deh.......!(Pokoknya Alhamdulillah banget *_^)
Banyak sekali bukti yg yg entah sadar atau tidak banyak perkataanyg tanpa sadar atau semacam bergumam pada diri sendiri dahulu, dan ketika ini sanggup kita rasakan.
Contoh, ada seorang teman yang memiliki anak, mulai dari kecil anak ini sering sakit2an dan bahkan sering masuk rumah sakit. Kasihan memang dengan ujian Alloh yang diberikan padanya. mungkin alasannya terlalu jenuhnya dan memang manusiawi, ketika waktu itu anaknya di rumah sakit dia bilang pada anaknya, "ndok...(panggilan sayang untuk anak perempuan) kau jangan menarik hati rumah sakit ya....klo yang lain tidak apa2" (anakku kau jangan sering membebani bapak dengan masuk rumah sakit, tp yang lain saja). Alhamdulillah sehabis hari itu keadaan anaknya mengalami perkembangan yg sangat baik sekali dan waktu itu anaknya br berumur 1,5 tahun.Dan tahun pun berganti ketika anaknya menginjak umur 4-5 tahun dia sanggup mencicipi ratapan atau perkataan yg bersama-sama tidak disengaja, dan ketika inilah dia merasakannya. Memang skr anaknya tumbuh menjadi sehat dan normal tp nakalnya minta ampun!,klo bapaknya mau kerja selalu enggak boleh suruh untuk nemenin terus....hehe..repot nggak?
Trus ada lagi seorang teman penjual jamu (obat tradisional), dulu ketika waktu sekolah dasar pernah bergumam pengen punya istri yang hafidz Al-qur'an, dan Subhanalloh kini terbukti, proses perkenalan yg sangat singkat dan menginjak pada pernikahan. Dan hal tersebut sulit untuk di rasionalkan.hehe(selamat ya....bang Ipul, barokalloh...)
Akhirnya, menjaga kehati-hatian ketika kita berbicara memang sangat diperlukan. Iya bila perkataan yang tanpa kita sadari tersebut merupakan do'a yg bagus, klo tidak???.Wallohua'lam!
trus klo saya sendiri??hehe ....ada deh.......!(Pokoknya Alhamdulillah banget *_^)
Komentar
Posting Komentar