Episode Sang Udin

Alhamdulillah.
sebuah episode hidup (mungkin) tlah berakhir. Mungkin terlalu cepat untuk berakhir, namun begitulah semua memang mengalir sj. Sebuah episode indah penuh dg segala luahan. Sebuah drama Sang Maha Gusti. Entahlah,mungkin juga yaitu sebuah tanggapan dr doa2 sunyi dan damai ataupun sekedar sebuah siluet senja yg tak akan pernah lama.

Setiap awal niscaya ada akhir,begitupun sebalikny. Kecuali suatu episode nanti di kampung abadi.

Kemarin yaitu sejarah,kisah dan kenangan,tak perlu lagi untuk dilaruti dan di sesali,ambil hikmah dan pelajarannya. Tak perlu menoleh ke belakang lg alasannya matahari pun tlah meninggi. Saatnya untuk berdiri dan berdiri dg dua kaki untuk menyambutnya dg senyum (walaupun kadang terasa pahit). Buat semua menjadi indah krn semua tlah digariskan dan ada Dia yg setiap ketika untuk di jdkan sandaran.
Esok yaitu sebuah harapan,krn masih ada mentari yg dg setia menunggu untuk memberi rasa nyaman,hangat dan terang.

hmm...
yah,semua akan indah pd saatnya.

(d.....,doaku selalu....)

Alhamdulillahi ala kulli hal
-pagi yg hening-
02.45,10 maret 2010


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Setengah Dari Tanda Bahwa Orang Itu Bersandar Pada Amal Usahanya

Mulut Ini Tdk Prnh Jemu Menyuap Rejekimu

Haul Abuya Sayyid Muhammad Alawi